Sabtu, 24 Maret 2012

Kena Racun Tomcat Jangan Garuk, Langsung Cuci dengan Sabun


Fenomena Tomcat kini terlihat juga Jakarta dan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Jika Anda dihinggapi Tomcat dan terkena cairan racunnya, jangan garuk, tapi langsung cuci dengan sabun.

"Kalau terkena cairan racun Tomcat, jangan pernah digaruk. Tapi langsung cuci dengan sabun dan air mengalir," tutur Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Kemenkes, dr. Rita Kusriastuti, MSc kepada detikcom, Jumat (23/3/2012).

Rita memastikan, cairan beracun yang dikeluarkan Tomcat tidaklah mematikan. Jika ada orang yang terkena cairan ini dan kemudian kulitnya membengkak, dia menengarai karena orang tersebut menggaruk bagian tubuhnya tersebut.

"Kalau menempel di tubuh kta, jangan ditepuk. Karena kalau ditepuk nanti perutnya pecah dan keluar cairan toksin. Kalau menempel di kulit, cukup disentil saja," papar Rita.

Rita mengatakan, Tomcat juga bukan serangga yang baru-baru ini muncul. Kalaupun binatang ini menyambangi ke pemukiman atau kawasan perkotaan, itu disebabkan dikarenakan habitatnya yang terganggu.

"Ini bukan serangga baru, sudah ada di sekitar manusia. Kalau serangga ini ada di rumah, maka usir saja secara halus. Yang penting jangan sampai dia mengeluarkan cairan beracun," papar Rita.

Tidak ada komentar: